Tidak Ada Tambahan Kasus Positif Covid-19 di Malut, Ini Penjelasan dr Alwia Assagaf

Home / Berita / Tidak Ada Tambahan Kasus Positif Covid-19 di Malut, Ini Penjelasan dr Alwia Assagaf
Tidak Ada Tambahan Kasus Positif Covid-19 di Malut, Ini Penjelasan dr Alwia Assagaf Jubir Covid-19 Maluku Utara dr Alwia Assagaf. (Foto: Wahyudi Yahya/TIMES Indonesia)

TIMESMALUKU, TERNATE – Laporan perkembangan kasus Covid-19 yang disampaikan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utaradr Alwia Assagaf. Pada Senin (29/6/2020) tidak ada kasus terkonfirmasi positif Covid-19, atau masih sama dengan kemarin yakni 719 kasus.

Berbeda dengan hari-hari sebelumnya, dalam setiap laporan selalu ada kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Catatan TIMES Indonesia pada 26 Juni terdapat penambahan kasus sebanyak 24 orang, pada 27 Juni terdapat 37 orang, dan 28 Juni sebanyak 21 orang. Dalam kurun waktu tiga hari terdapat penambahan sebanyak 82 orang.

"Hari ini tidak ada penambahan kasus positif maupun sembuh, antara lain karena saat ini persediaan cartridge TCM (tes cepat molekuler) sudah menipis dan sampai saat ini belum ada kepastian kapan dropping cartridge dr pusat. mudah-mudahan tidak lama lagi," ungkap dr Alwia Assagaf kepada wartawan

Meski begitu, penambahan terjadi pada kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 128 orang. Penambahan terdapat di lima kabupaten yakni Halmahera Barat (Halbar), Halmahera Selatan (Halsel), Halmahera Tengah (Halteng), Halmahera Utara (Halut) dan Pulau Morotai. Maka total OTG sampai hari ini mencapai 1342 orang. Hal ini dikarenakan adanya tracking pada pasien positif," ujarnya

dr. Alwia Assagaf juga menyampaikan kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) pada hari ini terdapat pengurangan 1 orang dari kabupaten Pulau Morotai, sehingga jumlah kasus ODP menjadi 102 orang. Sementara kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada penambahan 5 orang dari Halteng dan Halsel, maka jumlah PDP menjadi 31 orang.

Kemudian, untuk kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih tetap sama dengan kemarin 28 Juni 2020 yakni 719 orang, kasus sembuh Covid-19 103 orang, dan kasus meninggal Covid-19.

Sebagai Informasi, untuk rapid test hingga saat ini telah dilakukan pemeriksaan kepada 9.553 orang, dan didapatkan hasil 981 orang reaktif yang terdiri atas 681 kasus OTG, 95 ODP, 63 PDP, dan 142 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit. Sementara 8.572 orang dengan hasil rapid test non reaktif.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com